Kalau kamu sedang mencari destinasi wisata religi yang unik, estetik, sekaligus penuh cerita, maka Masjid Tiban Turen wajib masuk dalam daftar perjalananmu saat berkunjung ke Malang.
Bukan hanya soal kemegahannya, Masjid Tiban Turen juga dikenal dengan kisah misterius, arsitektur tak biasa, dan pengalaman berkeliling bangunan bertingkat yang jarang ditemukan di masjid lain.
Bagi generasi milenial yang suka eksplor tempat anti-mainstream dan fotogenik, Masjid Tiban Turen menawarkan pengalaman spiritual sekaligus visual yang sulit dilupakan.
Masjid Tiban Turen Malang, Destinasi Religi Estetik Favorit Wisatawan
Daftar Isi

Sejarah Masjid Tiban Turen yang Penuh Cerita
Di balik kemegahan Masjid Tiban Turen, terdapat sejarah panjang yang sering disalahpahami. Masjid ini sebenarnya merupakan bagian dari pondok pesantren bernama Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah, yang juga dikenal dengan sebutan Pondok Bi Ba’a Fadlrah.
Nama tersebut memiliki makna “lautan-lautannya madu”, sebuah doa agar setiap orang yang datang mendapatkan berkah dari Allah SWT.
Julukan “Tiban” sendiri muncul karena beredarnya cerita bahwa masjid ini dibangun secara tiba-tiba dengan bantuan jin. Dalam bahasa Jawa, tiban memang berarti datang mendadak. Tapi, pihak pondok pesantren dengan tegas membantah anggapan tersebut.
Faktanya, pembangunan Masjid Tiban Turen sudah dimulai sejak tahun 1987 dengan peletakan batu pertama. Saat itu, bangunan masih bersifat semi permanen hingga sekitar tahun 1992.
Pembangunan masjid ini dilakukan berdasarkan hasil istikharah KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh, selaku pengasuh pondok pesantren.
Yang membuat banyak orang takjub, arsitektur megah Masjid Tiban Turen ternyata dibangun secara gotong royong oleh para santri dan warga sekitar, menggunakan material sederhana seperti tanah merah yang dicampur tanah liat dan lumpur.
Dari bahan yang terlihat sederhana inilah lahir sebuah bangunan monumental.
Baca juga: Travel Malang Surabaya Pagi Hari, Pilihan Cerdas untuk Mobilitas Tanpa Ribet
Lokasi Masjid Tiban Turen Malang
Masjid Tiban Turen berlokasi di Jalan Wakhid Hasyim, Gang Anggur Nomor 10, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Lokasinya berada di kawasan permukiman warga, tapi justru itulah yang membuat pengalaman berkunjung terasa lebih dekat dan membumi.
Bagi warga sekitar, Masjid Tiban Turen adalah kebanggaan. Tak heran jika area sekitar masjid selalu ramai, karena banyak warga yang membuka usaha kecil seperti warung makan dan toko oleh-oleh.
Hampir setiap hari, masjid ini tak pernah sepi dari pengunjung, baik peziarah maupun wisatawan.
Keunikan Masjid Tiban Turen yang Ikonik
Sekilas, Masjid Tiban Turen tampak seperti bangunan megah bergaya Timur Tengah dengan perpaduan arsitektur Turki, India, dan Mesir. Dominasi warna biru dan putih membuatnya tampak mencolok sekaligus menenangkan.
Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 8 hektare, dengan bangunan utama sekitar 1,5 hektare. Bagian luar dihiasi keramik warna-warni, sementara bagian dalam dipenuhi ukiran semen yang menyerupai lorong dan gua.
Tak ketinggalan, kaligrafi indah menghiasi dinding-dinding masjid, menambah kesan religius sekaligus artistik. Tak heran jika Masjid Tiban Turen sering dijadikan spot foto favorit.
Setiap sudutnya menawarkan latar yang berbeda, cocok untuk kamu yang suka mengabadikan momen dan membagikannya ke media sosial.
Baca juga: Desa Wisata Pujon Kidul, Perpaduan Alam dan Budaya
Fasilitas Masjid Tiban Turen yang Lengkap
Salah satu hal paling menarik dari Masjid Tiban Turen adalah bangunannya yang terdiri dari 10 lantai, masing-masing dengan fungsi berbeda.
-
Lantai 1 digunakan sebagai area istirahat dan musala
-
Lantai 2 berisi loket, tempat istirahat, tempat makan, dan dapur
-
Lantai 3 terdapat musala, akuarium ikan koi dan arwana, serta kebun binatang mini
-
Lantai 4 merupakan area khusus keluarga pengasuh pondok
-
Lantai 5 difungsikan sebagai musala
-
Lantai 6 menjadi tempat istirahat para santri
-
Lantai 7 dan 8 digunakan sebagai toko yang dikelola santri
-
Lantai 9 didesain menyerupai lereng gunung
-
Lantai 10 merupakan gua sekaligus puncak gunung
Berjalan dari lantai ke lantai di Masjid Tiban Turen terasa seperti menjelajahi dunia kecil yang penuh makna.
Agar perjalanan ke Malang dan Turen semakin nyaman, kamu bisa memanfaatkan layanan dari Nahwa Travel Malang Juanda. Tersedia layanan travel Surabaya Malang dan travel Juanda Malang dengan sistem door to door, armada nyaman, serta driver berpengalaman.
Yuk, rencanakan perjalananmu sekarang dan rasakan pengalaman bepergian yang lebih tenang, praktis, dan aman bersama Nahwa Travel.


