Alun-Alun Kota Malang, Wisata Murah, Unik dan Gratis!

Salah satu lokasi wisata di Malang yang harus kamu kunjungi bersama orang terkasih adalah alun-alunnya. Tidak hanya gratis, Alun-Alun Kota Malang pun memiliki banyak daya tarik dengan fasilitas tergolong memadai.

Kamu mungkin juga bingung saat mendengar nama alun-alun ini, sebab ada dua versi, yaitu Alun-Alun Kota atau Merdeka dan Alun-Alun Tugu atau Bundar. Nah, rasa penasaranmu mengenai informasi tersebut nanti akan terjawab pada artikel ini.

Sebelum membahas mengenai daya tarik hingga rute Alun-Alun Kota Malang, mari lihat dulu beberapa informasi umum pada tabel di bawah ini:

Tiket Masuk Gratis
Waktu Operasional Setiap hari (24 jam)
Nomor Telepon
Situs Resmi
Alamat Alun-Alun Merdeka: Merdeka Selatan, Kidul Dalem, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 (GMaps)

Alun-Alun Tugu: Jl. Tugu, Kidul Dalem, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65111 (GMaps)

Alun-Alun Kota Malang 

Alun-Alun Kota Malang 

Alun-Alun Kota Malang 

Alun-Alun Kota Malang 

Alun-Alun Kota Malang 

Daya Tarik Alun-Alun Kota Malang

Alun-Alun Kota Malang 

Hal menarik dari alun-alun di Kota Malang adalah jumlahnya dua dengan nama yang serupa. Sehingga, seringkali calon wisatawan dibuat bingung mengenai nama dan alamat yang benar. Beberapa ada yang menyebutkan Alun-Alun Merdeka Malang, sementara lainnya menyebutkan Alun-Alun Bundar tau Tugu.

Nah, ternyata dua Alun-Alun Batu Malang ini memang terpisah, ya. Namun keduanya masih saling terkait, terutama mengenai sejarah di masa penjajahan Belanda dulu.

Alun-Alun Merdeka didirikan pertama oleh Belanda di tahun 1882, di mana konsep bangunannya berbeda dengan alun-alun khas Jawa lainnya. Pada awalnya taman di alun-alun ini ekslusif bagi pemerintahan kolonial saja.

Namun melihat banyaknya pribumi dan pedagang yang beraktivitas di tamannya, Belanda pun membiarkannya dan malah membuat alun-alun baru.

Lalu, pembuatan Alun-Alun Bundar yang bernama asli JP Coen Plein pun berlangsung pada 1917-1922. Kali ini tata letaknya akhirnya mengikuti pakem alun-alun Jawa, namun masih menegaskan gaya Eropa. Pusat pemerintahan pun berpindah ke sini.

Dua hal tersebutlah yang membuat Malang memiliki dua alun-alun dan menjadi keunikan tersendiri.

Nanti kamu bisa cek langsung perbedaan secara visualnya melalui TikTok Alun-Alun Merdeka dan Alun-Alun Tugu/Bundar..

Objek Wisata Menarik di Alun-Alun Kota Malang

Meskipun saling terkait dan sama-sama dibangun oleh Belanda, fasilitas alun-alun Kota Malang Merdeka ataupun Bundar lumayan berbeda. Saksikan masing-masing objek wisatanya di bawah:

1. Alun-Alun Merdeka

Alun-Alun Kota Malang 

Beberapa spot dan keunikan yang akan kamu temukan selama bermain di Alun-Alun Merdeka adalah:

  • Arena Skateboard

Di salah satu sudut alun-alun terdapat sebuah arena skateboard yang bisa dimanfaatkan dengan bebas oleh penggemar olahraga ini. Jika datang saat sore hari, kamu bisa melihat sekumpulan anak muda sedang melakukan trik-trik keren.

  • Air Mancur Menari

Posisi air mancur ini tepat di tengah alun-alun. Tampilan Alun-Alun Kota Malang malam hari pun akan semakin menarik berkat air mancur tersebut. Sebab, akan ada cahaya dari lampu beraneka warna yang menyorot air tersebut.

  • Taman Hijau yang Asri

Selain pepohonan rindang di sekelilingnya, Alun-Alun Merdeka juga memiliki taman cantik yang berisikan tanaman-tanamn hias berbagai jenis dan warna. Rumput hijau di taman juga memberikan kesan asri yang lebih kuat.

Selain itu, area alun-alun juga sering dilewati oleh merpati. Kombo yang menakjubkan, bukan?

  • Jalur Sepeda dan Pejalan Kaki yang Rapi

Siapa pun yang menggunakan alun-alun ini bisa merasa nyaman, karena sudah ada jalur untuk masing-masing. Dengan begitu, kalau kamu berjalan kaki, tak perlu khawatir akan ada pengendara sepeda yang “mengganggu” kenyamanan.

2. Alun-Alun Bundar/Tugu

Alun-Alun Kota Malang 

Sementara itu, keunikan dan fasilitas Alun-Alun Kota Malang yang kedua ini adalah:

  • Monumen Tugu

Di tengah alun-alun terdapat sebuah tugu. Kehadirannya sebagai pusat dari lima penjuru arah mata angin. Pada bagian puncaknya yang menyerupai bambu runcing merupakan simbol senjata bangsa Indonesia ketika melawan penjajah.

Sementara itu, di sekelilingnya terdapat kolam yang berisi bunga teratai merah dan putih. Arti kedua bunga tersebut tentu saja sebagai simbol bendera merah putih.

  • Balai Kota

Di dalam kawasan wisata gratis di Malang ini juga terdapat kantor balai kota. Meskipun tidak bisa sembarangan masuk, kamu masih bisa berfoto dengan latar belakang bangunan megahnya.

Anjuran dan Larangan

Alun-Alun Kota Malang 

Selama berada di kedua alun-alun ini, kamu bisa mengikuti beberapa tips atau anjuran berikut:

  • Persiapkan perlengkapan dan aksesoris travel, seperti topi, kacamata hitam, serta kamera
  • Bawa kebutuhan pribadi, misalnya tisu basah dan hand sanitizer
  • Bawa kartu identitas diri dan kendaraan agar lebih aman
  • Jika membawa kendaraan pribadi, kamu bisa memarkirkannya di SMAN 1 Malang ketika parkiran penuh
  • Menjaga ketertiban

Sementara larangannya berkisar pada masalah tata krama serta agar tidak membuang sampah sembarangan. Ada banyak tong sampah yang tersebar dan bisa kamu gunakan!

Fasilitas Alun-Alun Kota Malang

Alun-Alun Kota Malang 

Secara umum, kedua alun-alun kebanggaan masyarakat Malang ini memiliki beberapa fasilitas berikut:

  • Parkiran
  • Toilet
  • Musala
  • Tempat Sampah
  • Playground
  • Area jajanan
  • Dll

Alasan Harus Datang ke Alun-Alun Kota Malang

Alun-Alun Kota Malang 

Belum ke Malang rasanya kalau kamu tidak menyempatkan diri menjelajahi keunikan alun-alun Malang tersebut.

Dengan berkunjung ke kedua tempat itu, kamu bisa melihat jejak sejarah peninggalan Belanda. Mulai dari mereka yang pure membangun alun-alun sesuai gaya Eropa, hingga akhirnya mau beradaptasi dengan memodifikasi gaya alun-alun Jawa.

Setelah selesai berkunjung dan membandingkan foto-foto di kedua tempat, kamu pasti tahu perbedaannya.

Selain itu, kedua alun-alun tidak menerapkan tiket masuk, sehingga budget liburan bisa sedikit ditekan, bukan? Pilihan jajannya juga sangat banyak dengan harga terjangkau.

Sayang sekali kalau kamu tidak mampir.

Rute Menuju Alun-Alun Kota Malang

Alun-Alun Kota Malang 

Jarak kedua alun-alun sebenarnya cukup dekat, 700 meteran saja. Dengan begitu, rutenya tidak jauh berbeda

  • Dari bandara: Menggunakan mobil atau motor, jarak dari Bandara Abdul Rachman Saleh hanya sekitar 13 km, ikuti saja jalur yang ada pada GMaps yang terlampir sebelumnya
  • Dari terminal: Lewati alur Jl. Raya Malang dari Terminal Arjosari, lalu ke Gempol – A. Yani dan lurus sampai pertigaan Jl. Borobudur. Lanjutkan ke Jl. Letjend S. Paman sampai ke perempatan BCA dan lanjut ke arah alun-alun
  • Dari stasiun: Bila turun di Stasiun Malang, kamu bisa langsung berjalan kaki sekitar 300 meteran atau selama empat menit.

Penutup

Karena merupakan destinasi “wajib” saat ke Malang, maka sejak sekarang silakan masukkan kedua alun-alun tersebut ke dalam daftar kunjunganmu.

Mengingat jarak keduanya lumayan melelahkan kalau harus ditempuh berjalan kaki, kamu bisa sewa mobil murah dari Nahwa Travel. Dengan menyewa, perjalanan bisa lebih fleksibel dan nyaman. Terlebih jika masih banyak objek wisata lain yang hendak kamu kunjungi.

Syarat mengajukan sewanya juga relatif mudah, namun masih mengedepankan aspek keamanan dan kenyamananmu dan perusahaan. Syaratnya adalah berusia minimal 21 tahun dengan SIM dan kartu identitas valid. Lalu, bayar uang muka sesuai ketentuan.

Kalau sudah, perjalanan menjelajahi kedua Alun-Alun Kota Malang pun bisa berjalan lebih menyenangkan. Selamat liburan!